Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Tokoh Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Kita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Januari 2013

Rapat MPK


Siang tadi telah dilkasanakan rapat MPK (Majelis Perwakilan Kelas) dipimpin oleh Dona Safitri (IX H) dan Danu Argaufan (IX A) sebagai Ketua dan Wakil Ketua MPK. Didampingi oleh Bapak Abas Yayan Rusyanto, S.Pd., M.M.Pd. sebagai Pembina OSIS SMP Negeri 1 Tambakdahan.

 Dari kiri ke kanan: Sopita (VIII C), Abas YR, S.Pd., M.M.Pd. (Pembina OSIS), Dona Safitri (IX H), dan Danu Argaufan (IX A)


Rapat yang dihadiri oleh seluruh MPK juga dihadiri oleh KM (Ketua Murid) kelas VII sampai kelas IX. Dalam kesempatan tersebut telah terpilih ketua OSIS yang baru yaitu Sopita dari kelas VIII C dan Eva Wulansari sebagai wakil ketua OSIS. Mereka akan menjalankan kepengurusan OSIS selama satu semester. Sehubungan Dona dan Danu juga pengurus OSIS lainnya yang telah berakhir masa jabatannya pada semester ini. Sedangkan kedepannya lamanya masa jabatan kepengurusan OSIS didasarkan pada lamanya tahun pelajaran yang berlaku selama 2 semester mulai tahun pelajaran 2013/2014.

Rabu, 28 November 2012

Kunjungan Kadisdikbud Kabupaten Subang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang yaitu Drs. H. E. Kusdinar, M.Pd menyempatkan diri untuk meninjau kondisi sarana prasarana di SMP Negeri 1 Tambakdahan. Hal tersebut beliau lakukan setelah memberikan pengarahan dalam kegiatan Workshop Program Bermutu yang dihadiri oleh para Kepala Sekolah sekomisariat Pagaden di SMP Negeri 1 Tambakdahan.

Dari kiri ke kanan: M. Suratman Pr (Ketua Komite), Drs. H. E. Kusdinar, M.Pd. (Kadisdikbud), Taryana, S.Pd. (Pengawas), Edi Humaedi, S.Pd., M.Si. (Kepala SMPN 1 Tambakdahan)

Ketua Komite SMPN 1 Tambakdahan dan Kadisdikbud Kabupaten Subang

Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan oleh Kepala dan Ketua Komite SMP Negeri 1 Tambakdahan untuk menyampaikan beberapa hal kepada Kadisdikbud agar menjadi masukkan mengenai sarana dan pra sarana yang masih kurang memadai.

Senin, 18 Juni 2012

SMP Negeri 1 Tambakdahan "BERSINAR"

Perubahan kepemimpinan akan membawa perubahan terhadap instansi yang dipimpinnya. Rupanya hal itu menurut Edi Humaedi, S.Pd., M,Si. tidak hanya dijadikan slogan kosong semata. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa gebrakan baru yang akan terus Beliau lakukan selama menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Tambakdahan periode 2011 - 2013.

Salah satu diantaranya gebrakan yang beliau lakukan terlihat dari slogan pada baligho yang terpampang di depan pintu masuk SMP Negeri 1 Tambakdahan.


"SELAMAT DATANG DI KAMPUS BERSINAR (Bertaqwa - Sinergi - Asri)  SMPN 1 TAMBAKDAHAN".



Jika kita terus melangkah masuk ke dalam kampus SMP Negeri 1 Tambakdahan, akan tampak kampus bernuansa biru nan asri dan rindang.




Semoga keasrian yang telah terwujud dapat menumbuhkembangkan lingkungan belajar yang kondusif bagi terbangunnya insan-insan yang bertaqwa, sehingga dapat bersinergi dengan baik antara IPTEK dan IMTAQ.

Senin, 06 Februari 2012

Siswa Jangan Ikut-ikutan Gank (Geng) Motor

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Kecamata Binong selaku Pembina upacara di SMPN 1 Tambakdahan pagi tadi (06/01/2012). Beliau juga menghimbau agar siswa mematuhi tata tertib berkendaraan diantaranya sopan santun terhadap sesama pengguna jalan juga siswa dihimbau untuk menggunakan helm dan menghindari modifikasi terhadap knalpot yang mengakibatkan suara bising.


Pada kesempatan tersebut Kapolsek juga  meminta siswa agar menggunakan media komunikasi seperti handphone secara bijak. Hal ini dimaksudkan agar siswa tidak menyalahgunakan alat komunikasi tersebut untuk menyimpan dan mengakses konten-konten terlarang (mengandung unsur dan aksi pornografi).

Selasa, 24 Maret 2009

Euis Winarni, SE - Guru yang Sangat Memperhatikan Siswanya

Tokoh Kita kali ini akan menampilkan sosok guru yang penuh perhatian dan kasih sayang terhadap siswa. Dialah Ibu Euis Winarni, SE. yang sehari-hari mengajar mata pelajaran IPS di kelas IX dan kelas VIII. Perhatian yang Bu Euis atau Bu Nani berikan terhadap para siswanya (khususnya kelas IX F) tidak hanya saat kegiatan pembelajaran di sekolah namun bahkan saat di luar sekolah.

Terdorong oleh rasa prihatin atas rendahnya minat dan kemauan belajar siswa, Bu Euis Winarni dibantu Pak Guruh Sabar G, S.Pd. untuk mata pelajaran Matematika dan Ibu Dina Nurnafiah, S.Pd. pada mata pelajaran Bahasa Inggris, telah menyediakan tempat khusus di kediaman beliau untuk dijadikan sebagai tempat bimbingan belajar (bimbel). Pelaksanaannya setiap hari Sabtu pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

"Saya hanya membantu mendorong semangat belajar siswa kelas IX F yang begitu rendah. Saya sangat prihatin melihat kondisi tersebut. Padahal seharusnya siswa kelas IX lebih bersemangat belajar karena sebentar lagi mereka akan menghadapi Ujian Nasional". Demikian yang beliau sampaikan kepada Admin blog SMPN 1 Tambakdahan.

"Saya menyelenggarakan bimbel ini jauh sebelum program Pemantapan/Pengayaan dilaksanakan di sekolah. Jadi bimbel ini sama sekali bukan saingan apalagi menganggap Pengayaan di sekolah belum cukup. Saya hanya ingin menambah keakraban berkumpul bersama siswa sambil menambah ilmu bagi mereka."

Sebenarnya Bu Euis Winarni telah memulai kegiatan bimbel tersebut sejak tahun 2007 . Waktu itu beliau menjadi wali kelas VIII C. Keinginan beliau agar bimbel dapat menambah penguasaan materi pelajaran yang diperoleh di sekolah. Karena terkadang dengan banyaknya siswa yang harus dibimbing saat pembelajaran di kelas menyebabkan guru kesulitan dalam melayani kebutuhan belajar dari semua siswa ditambah pula kemampuan belajar siswa yang berbeda-beda. Saat ini bimbingan belajar di rumah Bu Euis Winarni tidak hanya untuk kelas IX F tapi juga untuk kelas IX lainnya.

"Bimbel ini bersifat sukarela, tidak memaksa, gratis plus disediakan cemilan dan minum. Kalau dirasa kurang, ya mereka boleh membawa makanan sendiri." Bu Euis Winarni berpromosi, maksud beliau agar siswa bersemangat untuk belajar bukan hanya semangat ngemilnya saja.

Awalnya siswa yang datang cukup banyak sekitar 20 orang, namun seiring berjalannya waktu, satu per satu mengundurkan diri. Alasannya macam-macam bahkan banyak juga yang tanpa alasan.



Kini yang masih bertahan sekitar 10 siswa. Namun semangat Bu Euis Winarni untuk terus memacu semangat belajar para siswanya tidak padam. Beliau terus mengajak siswa untuk belajar di mana saja dengan datang ke kediaman beliau atau belajar sendiri di rumah, bahkan bagi siswa yang mampu dapat mengikuti bimbel di tempat lain.

Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Guruh dan Bu Dina yang telah meluangkan waktu untuk membimbing siswa. "Tanpa Pak Guruh dan Bu Dina bimbel ini tidak mampu bertahan sampai saat ini", ucap Bu Euis Winarni merendah.

Semoga makin banyak bapak ibu guru yang memiliki kepedulian dan perhatian seperti Ibu Euis Winarni, Pak Guruh, dan Bu Dina kepada para siswanya agar semangat belajar siswa makin meningkat yang tentunya akan berimbas pada peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Tambakdahan kita tercinta ini. Amiin...

Minggu, 08 Februari 2009

H. Eddy Setiadi, S.Pd. dan Program Komputerisasi


Gebrakan awal beliau setelah beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Tambakdahan adalah berupa Program Komputerisasi bagi guru. Harapan beliau agar guru-guru tidak gaptek (gagap teknologi). Dengan penguasaan terhadap pengoperasian komputer diharapkan guru-guru dapat lebih meningkatkan profesionalitasnya sebagai guru yang mestinya mempunyai ilmu pengetahuan yang ‘lebih’ dibandingkan murid-muridnya. Namun kenyataannya guru yang mampu mengoperasikan komputer belum mencapai 20% dari jumlah guru yang ada.

Program yang beliau maksudkan adalah berupa pengenalan dan pengoperasian program komputer seperti word dan excel yang sangat diperlukan dalam pengerjaan tugas-tugas pengetikan, serta internet sebagai media untuk pencarian dan sharing informasi (sebagai salah satu sumber belajar bagi guru dan siswa) secara cepat dan aktual.

Sebagai langkah awal, kini di ruang guru telah tersedia seperangkat komputer yang siap digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi para guru yang belum mampu mengoperasikan komputer. Memang belum tersedia satu komputer untuk satu guru sebagaimana harapan beliau, namun dengan adanya komputer di ruang guru akan sangat membantu bagi guru yang mau belajar.
 

Total Tayangan Halaman